Menjadikan AI CLI agent seperti Hermes sebagai asisten kerja harian memang sangat praktis. Bagaimana tidak, saya bisa membuat mini office yang dikerjakan AI untuk mengurus jalannya pekerjaan, seperti membuat surat keluar, mencatat nomor surat ke dalam buku agenda. Membuat penawaran kerjasama, mencatat uang keluar masuk dan bahkan mengurus server.
Sayangnya, ada satu masalah yang saya dihadapi, dan mungkin ini juga dialami banyak pengguna AI, yaitu: kuota mingguan yang cepat habis. Model bawaan seperti Claude Opus sering kali menyentuh rate limit tepat di saat pekerjaan sedang banyak-banyaknya. Benar-benar menjengkelkan.
Saya langganan bulanan Claude Pro, Di sisi lain, akibat iklan, saya rela hati langganan Google One AI Premium (Gemini Pro) yang saya dapatkan dengan harga relatif terjangkau—sekitar Rp70.000 per 18 bulan—awalnya langganan ini banyak menganggur, kuotanya tidak termanfaatkan secara penuh. Pasalnya Gemini Pro sekalipun belum bisa dikonesikan dengan Hermes.
Agar langganan tersebut tidak sia-sia, saya memutar otak, ternyata, Cak Edy, guru spiritual perihal coding sudah mencoba duluan. Dari percobaannya, ternyata kita bisa membangun gateway AI sendiri menggunakan 9Router di server lokal atau VPS.
Nah, 9Router bertindak sebagai perantara yang mengubah protokol request dari Hermes, mengalirkannya ke model Gemini via Antigravity OAuth, dan memastikan alur kerja agent tetap berjalan tanpa banyak perubahan meski sudah berganti model agen. Itu disebabkan adanya Hermes itu tadi.
Sebelum lanjut, saya tambahkan penjelasan agar pembaca yang masih awam bisa paham apa maksudnya.
Hermes Agent (Hermes CLI)
Hermes adalah aplikasi AI agent berbasis antarmuka baris perintah (Command Line Interface atau CLI) yang dirancang untuk membantu pekerjaan teknis langsung dari terminal atau server.
Tidak seperti antarmuka chat biasa, Hermes memiliki kemampuan eksekusi alat (tool use), seperti membaca dan menulis file, menjalankan perintah bash di sistem, hingga bertindak sebagai bot otomatis (misalnya terhubung ke gateway perpesanan seperti Telegram).
9Router
9Router adalah aplikasi perantara (reverse proxy atau AI API gateway) yang bertindak sebagai jembatan tunggal untuk berbagai penyedia model kecerdasan buatan (upstream providers).
9Router menerima panggilan API berformat standar (seperti format OpenAI API), lalu meneruskan, mengubah format, atau merotasikannya ke akun/provider tujuan (seperti Google Gemini, Claude, atau layanan kustom).
9Router juga menyediakan dashboard web untuk memantau penggunaan token, mengelola kunci akses (API Keys), dan mengatur kuota.
Antigravity OAuth
Antigravity dalam konteks ini adalah modul atau connector otentikasi di dalam 9Router yang memanfaatkan protokol OAuth untuk menghubungkan akun Google/Gemini pribadi secara langsung.
Alih-alih memerlukan API Key resmi dari Google AI Studio atau Google Cloud Vertex AI (yang sering kali memiliki struktur penagihan berbasis penggunaan token pay-as-you-go), Antigravity memungkinkan pengguna memanfaatkan kuota dari langganan akun Google (seperti Google One AI Premium) agar dapat diakses melalui antarmuka API.
Berhubung saya telah berhasil memasang dan tidak ingin melupakannya, akhirnya saya catat di sini, siapa tahu bisa dipakai sebagai bantuan kepada kalian yang ingin coba-coba.
Berikut panduan instalasi dan konfigurasinya dari tahap awal hingga siap pakai.
1. Menyiapkan Dependensi Server
Sebelum memasang 9Router, pastikan server Linux (Ubuntu/Debian) sudah dilengkapi paket esensial, Node.js (disarankan v18 atau v20 ke atas), serta PM2 untuk mengelola proses di latar belakang.
PM2 merupakan alat pengelola proses untuk aplikasi Node.js di server Linux. PM2 menjaga aplikasi agar tetap berjalan terus-menerus di latar belakang (daemon), otomatis menyala ulang jika server mati (reboot), dan memantau penggunaan memori/CPU.
Sekarang perbarui repositori dan pasang dependensi awal:
sudo apt update && sudo apt upgrade -y sudo apt install -y git curl build-essential # Pasang PM2 secara global sudo npm install -g pm2
Pastikan Node.js dan npm terpasang dengan baik dengan mengecek versinya melalui node -v dan npm -v.
2. Mengunduh dan Mengompilasi 9Router
9Router dibangun dengan framework Next.js. Kita perlu mengkloning repositori resminya dan melakukan kompilasi (build) ke mode standalone agar aplikasi berjalan ringan di server.
# Pindah ke direktori home dan clone repositori cd ~ git clone https://github.com/9router/9router.git cd 9router # Pasang pustaka dependensi npm install # Jalankan proses kompilasi standalone npm run build
Setelah proses kompilasi selesai, pastikan folder output .next/standalone sudah terbentuk di dalam direktori ~/9router.
3. Menjalankan 9Router dengan PM2
Pada arsitektur Next.js mode standalone, aplikasi di-deploy melalui file server.js yang berada di .next/standalone.
Agar port dan kata sandi admin inisial terbaca secara konsisten tanpa terganjal masalah pembacaan file .env, kita langsung menyuntikkan variabel environment ke dalam perintah eksekusi PM2:
cd ~/9router # Hapus instans lama jika sebelumnya pernah dibuat pm2 delete 9router 2>/dev/null # Jalankan 9Router di port 20127 dengan password admin inisial INITIAL_PASSWORD='GANTI_DENGAN_PASSWORD_ADMIN' PORT=20127 pm2 start .next/standalone/server.js --name "9router" # Simpan daftar proses agar otomatis aktif kembali saat server restart pm2 save pm2 startup
Pastikan status layanan berjalan normal dengan mengecek status PM2:
pm2 status
Status proses 9router harus menunjukkan indikator online.
4. Konfigurasi Dashboard 9Router
Buka browser di komputer atau laptop Anda, lalu akses alamat IP server pada port yang sudah ditentukan:
http://IP_SERVER_ANDA:20127
Lakukan beberapa pengaturan penting berikut:
- Login: Masukkan kata sandi admin yang tadi Anda tentukan pada parameter
INITIAL_PASSWORD. - Koneksikan Akun Gemini:
- Buka menu Providers atau Accounts.
- Pilih opsi Antigravity OAuth.
- Klik tombol otorisasi untuk masuk (Sign In) menggunakan akun Google yang memiliki langganan aktif Gemini Pro.
- Pastikan status provider berubah menjadi Active atau Connected.
- Membuat Kunci Akses (API Key):
- Buka menu API Keys atau Tokens.
- Buat API Key baru (format kuncinya menyerupai
sk-...). - Salin dan simpan kunci ini. Kunci ini akan dipakai Hermes untuk mengakses gateway 9Router.
5. Menghubungkan Hermes CLI ke 9Router
Agar Hermes tidak mengirimkan permintaan ke server luar dan beralih ke 9Router lokal, ada dua berkas konfigurasi Hermes yang perlu disesuaikan: file environment dan file konfigurasi YAML.
Mengatur Environment Variable Hermes
Buka terminal dan tambahkan base URL serta API key ke dalam file ~/.hermes/.env:
echo 'export OPENAI_BASE_URL="http://127.0.0.1:20127/v1"' >> ~/.hermes/.env echo 'export OPENAI_API_BASE="http://127.0.0.1:20127/v1"' >> ~/.hermes/.env echo 'export OPENAI_API_KEY="sk-TEMPEL_API_KEY_DARI_9ROUTER"' >> ~/.hermes/.env
Mengedit config.yaml Hermes
Buka berkas konfigurasi utama Hermes:
nano ~/.hermes/config.yaml
Cari blok pengaturan model: (umumnya berada di sekitar baris 60) dan ubah nilainya menjadi:
model: default: "ag/gemini-pro-agent" provider: "custom" base_url: "http://127.0.0.1:20127/v1" api_mode: "chat_completions" api_key: "sk-TEMPEL_API_KEY_DARI_9ROUTER"
Catatan Penting:
- Gunakan provider
"custom": Jangan memilih"openai". Jika disetel ke"openai", Hermes sering mengabaikanbase_urllokal dan memaksakan request keapi.openai.com.- Prefix
ag/: Awalanag/pada nama model berfungsi memberi sinyal ke 9Router agar request dialirkan secara spesifik melalui otentikasi Antigravity.- Hindari Kunci Ganda: Pastikan tidak ada baris
provider:lain yang masih aktif di dalam blok tersebut (misal sisaprovider: "anthropic"). Jika ada, hapus atau nonaktifkan dengan tanda komentar (#).
Simpan perubahan dengan menekan Ctrl + O, tekan Enter, lalu keluar dari nano dengan Ctrl + X.
6. Uji Coba dan Validasi
Memeriksa Format Konfigurasi
Jalankan perintah pemeriksa bawaan Hermes untuk memastikan tidak ada kesalahan format YAML:
hermes config check
Me-restart Service Gateway
Jika Hermes diintegrasikan dengan bot komunikasi luar (misalnya Telegram bot), mulai ulang layanannya agar konfigurasi baru segera dimuat:
hermes gateway restart
Menjalankan Prompt Pengujian
Coba kirimkan satu baris perintah uji coba melalui terminal:
hermes chat -p "Halo, siapa kamu?"
Jika seluruh rangkaian sudah terpasang dengan benar:
- Terminal akan menampilkan respons teks langsung dari Gemini Pro.
- Bot Telegram Hermes akan kembali merespons interaksi dengan lancar.
- Dashboard 9Router pada menu Logs atau Activity akan mencatat lalu lintas data yang masuk ke model
ag/gemini-pro-agent.
Dengan arsitektur ini, Anda tidak perlu lagi khawatir terhenti di tengah pekerjaan akibat batasan token mingguan, sekaligus memaksimalkan langganan Gemini Pro yang sudah dimiliki.



