Setting ini ditemukan dengan susah payah, memusingkan dan berhasil setelah berhari-hari, makanya perlu dicatat.
Alat:
- STB
- Router Totolink N200RE
Aplikasi:
- Armbian
- Casa OS
- Pihole
Alur: Router sebagai penerima intenert dan STB sebagai DNS pembatas iklan.
Setting Router
Setting dahulu Routernya seperti ini. Pilih LAN (agar IP tercatat di pihole) laluubah DNS1 ke IP STB (kunci dahulu IP untuk stb agar tidak berubah saat restart). setelah itu safe.

Setting Pihole
tidak perlu banyak setting, hanya poin ini saja. Ubat ke Permit all origin

yang perlu diperhatikan adalah, setting Pihole di Casa OS. Pihole memakai port 53, namun saat mau install ini kadan tidak bisa karena ada beberapa kendala.
Seting yang benar ada di bawah ini

Namun ada kalanya host 53 ini sudah dipakai sistem lain, makanya harus diubah dahulu. ketika tidak bisa di simpan karena port bentrok, ubah dahulu hostnya, misal 55. dan kalau 8080 tidak bisa (karena dipakai stb) ubah menjadi 8800.ini sementara.
Setelah berhasil instal Pihole. masuk ke SSH dan cek, apakah host 53 terpakai.
sudo lsof -i :53
Dalam kasus saya terpakai seprti ini:

Masalahnya adalah systemd-resolved secara default mengunci Port 53, yaitu pintu yang sama yang dibutuhkan oleh Pi-hole untuk bekerja. Jika keduanya berebut pintu yang sama, salah satu pasti gagal jalan.
lalu saya jalankan ini:
sudo systemctl stop systemd-resolved sudo systemctl disable systemd-resolved sudo rm /etc/resolv.conf echo "nameserver 8.8.8.8" | sudo tee /etc/resolv.conf
setelah itu, cek host 53 apakah ada yang menempati, jika tidak ada, itu wajar karena host pihole di setting casaOS belum diubah, tadi saya ganti 55, sekarang saya ganti menjadi 53.
Seharusnya sudah dapat disimpan. tampilannya seprti ini

seharusnya pihole sudah bisa digunakan dengan lancar

Setelah Pi-hole berhasil terpasang, jangan lupa menambahkan Adlist agar pemblokiran iklan lebih maksimal. Salah satu yang direkomendasikan adalah Indo-Adlist agar iklan di situs-situs lokal Indonesia bisa hilang sepenuhnya.

